Browse Title Index


International Conference on Reviving Islamic on Islamic Studies

Most of Muslim countries are in crisis. Middle East countries such as Syria are struggling to overcome multi crisis from internal conflict to religious radicalism, leadership crisis, social, economic, and politics. Meanwhile, Muslim in Asia such as Indonesia although it is relatively safe and life in peace, ethics and moral crisis seem to be serious problem to this country. Referring to this multi crisis in the Muslim world, reevaluation to the ideal Islamic values is in need to be contextualized in real life.

Objectives:

Primary objective:

The conference aims to explore causes and alternative solutions of human crisis from Islamic values perspective and also multi-dimensional discipline approaches.

Secondary objective:

  1. As a place to discuss and sharing ideas among academics and practitioners
  2. As a place to establish scientific networking among practitioners and academics and  also other international institutions

  • ICIS 2017

    February 22, 2017 – February 22, 2017

University Research Colloquium

University Research Colloquium (URECOL) merupakan suatu forum yang berfungsi untuk memfasilitasi diseminasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. URECOL untuk kelima kalinya diselenggarakan guna memberikan kesempatan pada para peneliti dalam melakukan publikasi ilmiahnya. Hal tersebut diinisiasi oleh Universitas Muhammadiyah Surakarta melalui konsorsium Perguruan Tinggi Muhammadiyah. URECOL merupakan forum seminar nasional yang memberikan ruang untuk diseminasi, diskusi, serta mendapatkan follow up atas research outcomes yang lebih bermanfaat.

Untuk Informasi lebih lanjut dapat mengunjungi website www.urecol.org

  • University Research Colloquium

    February 18, 2017 – February 18, 2017

Seminar Nasional Pendidikan Fisika, Fisika dan Aplikasinya

Merupakan pertemuan ilmiah yang rutin digelar oleh Program Studi Magister Pendidikan Fisika, Program Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan. Seminar Nasional Pendidikan Fisika, Fisika dan Aplikasinya (SPFA) memberikan wadah bagi para praktisi di bidang pendidikan fisika dan fisika untuk memaparkan hasil penelitian maupun kajian ilmiahnya. Tak hanya sampai disitu, SPFA juga sering diikuti oleh para mahasiswa, guru, bahkan beberapa kepala sekolah dan pengawas pun tak luput dari kepesertaan SPFA.

Dengan semangat mengembangkan ilmu di bidang pendidikan fisika, fisika dan juga aplikasinya SPFA akan rutin digelar dengan selalu menghadirkan tokoh dan pakar di bidangnya.

  • SPFA 2016

    November 26, 2016 – November 27, 2016

    Seminar Pendidikan Fisika, Fisika, dan Aplikasinya (SPFA) 2016

    Kontekstualisasi Pengajaran Fisika di Sekolah sebagai Landasan Dalam Pembangunan Berkelanjutan

     

    Latar Belakang

    Fisika yang merupakan pondasi dari setiap cabang ilmu yang ada nampaknya belum bisa menjadi promadona di negeri ini. Fisika masih dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat. Bahkan lebih gawat fisika dipandang bagai momok yang teramat menakutkan terlebih bagi siswa menengah. Fisika hanya diajarkan sebatas penyelesaian soal saja, bukan sebagai ilmu yang fundamental. Fisika yang semacam ini perlu untuk direvolusi agar stigma negatif masyarakat tentang fisika bisa lambat laun terkikis. Fisika harus ditempatkan pada bagian terpenting dalam sebuah pemikiran. Fisika harus bisa menyelesaikan permasalahan yang ada dimasyarakat, fisika harus mampu menjadi ujung tombak perubahan bangsa ini agar semakin maju. Fisika harus diajarkan secara kontekstual, agar fisika itu bisa benar-benar nyata keberadaannya. Sehingga masyarakat akan bisa menerima kehadiran dan bisa mencintai fisika. Melalui kegiatan ini kita bangun kesadaran bahwa fisika tak hanya sekedar ilmu hitung, tak hanya sekedar ilmu eksakta. Namun fisika adalah ilmu yang fundamental, dasar dari segala cabang ilmu. Sebagai dasar, tentunya fisika harus bisa menyelesaikan setiap persoalan yang ada untuk kemajuan bangsa.

     

     

    Bidang Kajian

    Topik yang dapat disajikan pada seminar ini adalah

    1. Pendidikan Fisika: Media Pembelajaran

    2. Pendidikan Fisika: Model, Metode, dan Strategi Pembelajaran

    3. Pendidikan Fisika: Penilaian Pembelajaran

    4. Fisika: Elektronika dan Instrumentasi

    5. Fisika: Material

    6. Fisika: Komputasi

    7. Inovasi dan Aplikasi Fisika

     

    Peserta

    Peserta SPFA adalah akademisi: dosen, guru, mahasiswa, dan juga praktisi: peneliti, yang menggeluti bidang Fisika dan Pendidikan Fisika.

     

    Waktu dan Tempat Pelaksanaan

    Hari, tanggal

    : Sabtu, 26 November 2016

    Waktu

    : Pkl. 08.00 s.d. selesai

    Tempat

    : Auditorium Kampus 2 Universitas Ahmad Dahlan,
    Jl. Pramuka 42, Sidikan, Yogyakarta 55161

     

    Penerbitan Makalah

    Seluruh naskah yang dipresentasikan pada seminar ini, akan diterbitkan dalam PROSIDING ONLINE ber-ISSN. Khusus untuk makalah yang terpilih oleh Reviewer akan diterbitkan di Jurnal Berkala Fisika Indonesia (BFI) dan Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika (JRKPF).

     

    Registrasi Peserta

    Pembayaran dilakukan melalui transfer Bank, TIDAK MELAYANI Pembayaran di tempat.

    Early bird (Pembeyaran Sebelum Tanggal 26 Oktober 2016)

    Mahasiswa dan Guru (Presenter) Rp. 350.000,-
    Dosen/Peneliti/Umum (Presenter) Rp. 400.000,-
    Peserta Pendengar Rp. 150.000,-

    Biaya Normal (Pembayaran Setelah Tanggal 26 Oktober 2016)

    Mahasiswa dan Guru (Presenter) Rp. 400.000,-
    Dosen/Peneliti/Umum (Presenter) Rp. 500.000,-
    Peserta Pendengar Rp. 200.000,-

    *) Biaya sudah mencakup: konsumsi (kudapan pagi, makan siang, dan kudapan sore), satu seminar kit, dan satu sertifikat.

    Pembayaran bisa ditransfer melalui rekening:
    Bank BRI
    a/c. 6004-01-014406-53-4
    a.n. Parwanti Dewi (0813-1529-5892)
    -------------------------------------------------------------------------------------
    Konfirmasi melalui nomor tersebut sesaat setelah anda melakukan pembayaran.

    Bukti transfer dikirim melalui email: spfa@uad.ac.id dengan subject [ID_Nama Peserta_Payment]

     

Symbion

Symbion (Symposium on Biology Education) diselenggarakan oleh prodi Pendidikan Biologi FKIP UAD, symbion pertama kali diselenggarakan pada tahun 2015.

  • symbion2016

    August 27, 2016 – August 27, 2016

    Indonesia termasuk salah satu negara yang memiliki biodiversitas terbesar di dunia, sehingga disebut negara dengan mega biodiversity. Potensi biodiversitas tersebut dapat menjadi Sumber Daya Alam Hayati yang tidak ternilai harganya. Jika dimanfaatkan dengan tepat, bijaksana, dan bertanggungjawab dapat membawa kepada kesejahteraan masyarakat Indonesia. Namun, melihat faktanya kerusakan Sumber Daya Alam Hayati terus mengalami peningkatan setiap tahun, seperti pembakaran hutan, penebangan hutan, alih fungsi hutan, penambangan ilegal, perburuan liar, pencemaran air, udara, dan tanah. Kehilangan keanekaragaman hayati dapat menyebabkan eksosistem mengalami tekanan atau penurunan yang berakibat pada rusaknya ekosistem tersebut. Hal tersebut dapat mengancam ketersediaan dan keseimbangan pasokan jasa lingkungan yang penting bagi peyediaan pangan, air bersih, udara bersih, papan, dan keberadaan manusia itu sendiri. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu mengubah pola pemikiran dari Antropocentris ke ekosistemcentris agar dapat menjaga keberlanjutan (sustainable) SDA untuk generasi selanjutnya. Mengubah pola pikir manusia menuju ‘sustainable living’, yaitu gaya hidup manusia atau masyarakat untuk mengurangi penggunaan SDA menjadi sangat penting dan mendesak. Prinsip ‘sustainable living’ untuk mendukung keseimbangan alam dan menghormati hubungan simbiosis manusia dengan alam. ‘sustainable living’ memiliki tiga pilar utama, yaitu sosial, lingkungan, dan ekonomi. Ketiga pilar tersebut harus saling bersinggungan satu sama lain, sehingga tercipta keberlanjutan.

  • Symbion2017

International Pharmacy Conference

A product authentication is a process for determining or ensuring that a product is authentic or genuine. One of the criteria which becomes the object of authentication is halal products (food, cosmetics and medicine) through the existence of non-halal components of the products. Halal is one of quality determinants in pharmaceutical products, especially in Muslim society. The issue of using non-halal components has caused concerns among Muslim consumers around the world. It is because the counterfeit of halal and non-halal components or subhah in food products has expanded and is difficult to identify by visual observation only. The seminar is held as a place to exchange information between researchers, academics, practitioners and policy holders about halal authentication and regulations in national and international scope. Ahmad Dahlan University has Islamic mission and global insight that strives to contribute to the development of halal authentication.

  • IPC2017

    International Pharmacy Conference UAD 2017

    PRODUCT AUTHENTICATION: KEY FACTOR IN QUALITY CONTROL OF PHARMACEUTICAL PRODUCTS

    A product authentication is a process for determining or ensuring that a product is authentic or genuine. One of the criteria which becomes the object of authentication is halal products (food, cosmetics and medicine) through the existence of non-halal components of the products. Halal is one of quality determinants in pharmaceutical products, especially in Muslim society.

    An authentication of halal products is one of interesting topics to be discussed and researched. Along with science and technology development, pharmaceutical products can be added by non-halal components.  Several components of non-halal are also found in the pharmaceutical and medical supplies such as insulin, heparin, protein, derivative / derivatives pork lard as in the preparation of lipstick, pork in meatballs and sausage products, rat meat in meatballs, as well as pig gelatin in the capsule shell.

    The issue of using non-halal components has caused concerns among Muslim consumers around the world. It is because the counterfeit of halal and non-halal components or subhah in food products has expanded and is difficult to identify by visual observation only.  Therefore, halal product assurance (for food, cosmetics and medicine) through the non-halal existence test is a must.   The existence of non-halal components in a product can be identified by using different methods, including chromatography, spectroscopy, electronics smell, differential scanning calorimetry (DSC) with certain detection limit, as well as polymerase chain reaction. However, the process of analyzing non-halal components in a product sometimes encounters some complex problems because non-halal components are added/mixed in the same matrix.

Seminar Nasional Quantum

Seminar Nasional Quantum merupakan wadah bagi para Dosen, Mahasiswa, Praktisi, Pemerhati, di bidang keilmuan Fisika dan Pendidikan Fisika untuk memaparkan hasil penelitiannya. Diselenggarakan secara rutin setiap tahun sejak tahun 2002. Di tahun 2014 dipercaya untuk menjadi host Pertemuan Ilmiah Himpunan Fisika Indonesia cabang DIY-Jateng. Dengan mengangkat tema yang berbeda sesuai dengan issue terhangat pada tahun diselenggarakan.
Dengan seminar ini, diharapkan bisa menjadi ajang pertemuan ilmiah tahunan yang bisa melahirkan ide dan gagasan-gagasan di bidang Fisika dan Pendidikan Fisika untuk dapat menjadi sumbangsih untuk pembangunan bangsa yang berkelanjutan.

  • Seminar Nasional Quantum 2016

    December 18, 2016 – December 18, 2016

    Seminar Nasional Quantum 2016

    Penguatan Fisika Fundamental untuk Membentuk Karakter Ilmuan Muda yang Siap Bersaing di MEA

     

    Latar Belakang

    Berlakunya MEA menuntut masyarakat Indonesia khususnya pemuda untuk bersaing dengan Negara lain dalam berbagai aspek. Dalam bidang pendidikan, semua orang bebas untuk belajar dimanapun dan mengambil ilmu apapun di lingkup ASEAN. Setiap Negara akan terus melakukan pengembangan dalam pendidika guna mengikuti kecepatan zaman yang terus berubah. Perlu pola pikir yang cepat dan kelimuan lebih dari setiap pemuda. MEA membuat pemerintah terus bergerak dalam program character building untuk memajukan pendidikan dan kepemudaan Saat ini riset tentang fisika fundamental semakin gencar dilakukan oleh peneliti maupun pengembang pembelajaran guna mencari alternatif dalam memahamkan fisika kepada pemuda. Langkah ilmiah yang dimiliki ilmu fisika ini dapat meningkatkan kerangka berpikir seseorang sehingga timbul karakter cara berpikir ke depan dengan segala pertimbangan melalui analisis masalah. Dalam fisika fundamental diajarkan konsep, fakta, data dan masalah yang harus dipecahkan dengan pembuktian. Hal tersebut dapat diaplikasikan untuk membentuk pola pikir layaknya ilmuwan. Berdasarkan dua hal tersebut perlu penguatan fisika fundamental untuk menimbulkan karakter ilmuwan. Pola pikir layaknya ilmuwan adalah karakter yang perlu dibangun agar pola pikir pemuda memiliki arah dan jauh ke depan. Cara penguatan ilmu Fisika untuk membentuk karakter ilmuwan muda di Era MEA ini, akan dibahas secara rinci dalam seminar kali ini. Seminar Nasional tahun ini mengangkat tema, “Penguatan Fisika Fundamental untuk Membentuk Karakter Ilmuwan Muda yang Siap Bersaing di MEA”. Sebuah issue pendidikan dalam lingkup Masyarakat Ekonomi ASEAN yang sekarang ini layak untuk dibicarakan.

     

     

    Bidang Kajian

    1. Pendidikan Fisika: Evaluasi Pembelajaran Fisika
    2. Pendidikan Fisika: Media Pembelajaran Fisika
    3. Pendidikan Fisika: Model, Metode, dan Strategi Pembelajaran
    4. Fisika Instrumentasi
    5. Fisika Material
    6. Fisika Komputasi

     

    Peserta

    Peserta seminar ini adalah akademisi: dosen, guru, mahasiswa, dan juga praktisi: peneliti, yang menggeluti bidang Fisika dan Pendidikan Fisika

     

    Waktu dan Tempat Pelaksanaan

    Hari, tanggal

    : Ahad, 18 Desember 2016

    Waktu

    : Pkl. 08.00 s.d. selesai

    Tempat

    : Auditorium Kampus 3 Universitas Ahmad Dahlan,
    Jl. Prof. Dr. Soepomo, SH., Janturan, Yogyakarta

     

    Penerbitan Makalah

    Seluruh naskah yang dipresentasikan pada seminar ini, akan diterbitkan dalam PROSIDING ONLINE ber-ISSN. Khusus untuk makalah yang terpilih oleh Reviewer akan diterbitkan di Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika (JRKPF).

     

    Registrasi Peserta

    Pembayaran dilakukan melalui transfer Bank, TIDAK MELAYANI Pembayaran di tempat.

    Mahasiswa S1 (Presenter) Rp. 250.000,-
    Dosen/Peneliti/Umum (Presenter) Rp. 350.000,-
    Peserta Pendengar Rp. 150.000,-

    *) Biaya sudah mencakup: konsumsi (kudapan pagi, makan siang, dan kudapan sore), satu seminar kit, dan satu sertifikat.

    Pembayaran bisa ditransfer melalui rekening:
    Bank BRI
    a/c. 7691-01-001998-53-5
    a.n. SITI RAHMAWATI (082176358035)
    -------------------------------------------------------------------------------------
    Konfirmasi melalui nomor tersebut sesaat setelah anda melakukan pembayaran.

    Bukti transfer dikirim melalui email: spfa@uad.ac.id dengan subject [ID_Nama Peserta_Payment]